Pasar valuta asing kembali mengalami dinamika ketat setelah Dolar AS tertekan secara menyeluruh pada sesi perdagangan Selasa. Meredupnya keperkasaan mata uang Paman Sam ini dipicu oleh serangkaian kabar geopolitik yang mengindikasikan semakin dekatnya potensi kesepakatan diplomatik antara Amerika Serikat dan Iran.
Prospek Diplomasi dan Isu Selat Hormuz
Tekanan terhadap greenback mulai terbangun saat para mediator dari Qatar melaporkan bahwa draf bahasa untuk potensi perjanjian antara AS dan Iran telah berhasil disusun. Laju pelemahan Dolar AS kian mendapatkan momentum setelah Menteri Keuangan AS, Bessent, memberikan konfirmasi terkait perkembangan tersebut.
Bessent mengindikasikan bahwa kesepakatan dengan Iran sebenarnya berpotensi terwujud dalam waktu dekat dan mencakup poin krusial, yakni pembukaan kembali jalur pelayaran vital di Selat Hormuz. Pernyataan ini sempat memberikan sentimen positif bagi risk appetite pasar global sekaligus menekan Dolar AS.
“Sentimen geopolitik saat ini memegang peranan kunci dalam mengarahkan arus modal harian. Selama ekspektasi diplomasi tetap terbuka, Dolar AS cenderung berada di posisi defensif,” ungkap seorang strategis pasar valas.
Ketidakpastian Jadwal Pengumuman dan Arah Selanjutnya
Kendati sempat melemah signifikan, aksi jual terhadap Dolar AS mulai tertahan menjelang penutupan sesi perdagangan. Langkah pangkas kerugian ini terjadi akibat tenggat waktu yang diperkirakan untuk pengumuman resmi berlalu tanpa adanya konfirmasi formal dari kedua belah pihak.
- Mediator Qatar mengonfirmasi draf awal kesepakatan AS-Iran telah dirancang.
- Menteri Keuangan AS Bessent menyoroti potensi pembukaan Selat Hormuz dalam perjanjian.
- Dolar AS memangkas sebagian kerugian lantaran tidak ada pengumuman resmi sesuai perkiraan.
Secara analitis, harapan akan tercapainya kesepakatan diperkirakan masih akan membayangi pergerakan Dolar AS dalam jangka pendek. Kecuali terjadi peningkatan eskalasi geopolitik baru secara mendadak, greenback diproyeksikan tetap berada dalam tekanan sentimen diplomasi ini.
