Latest News
Every story, in order. The freshest market intelligence from the GOLDXIETY desk.
Netanyahu Buka Wacana Blockchain untuk Antisipasi Sanksi Internasional, Bank Sentral Keberatan
PM Israel menyebut blockchain dan kripto sebagai tameng potensial dari sanksi keuangan global, memicu reaksi keras dari lawan politik dan gubernur bank sentral.
Serangan Ukraina ke Situs Energi Rusia Perlebar Keretakan dengan Trump
Ketegangan politik antara Kyiv dan Trump kembali mencuat setelah serangan Ukraina ke situs energi Rusia. Pasar emas membaca ini sebagai sinyal risiko baru.
El Salvador Bantah Temuan Jenazah di Haiti: Bukan Prajurit yang Disergap
Presiden El Salvador menegaskan jenazah yang ditemukan di Haiti bukan milik tentaranya yang disergap. Klaim ini memicu spekulasi dan ketidakpastian baru.
Rotasi Sektor Wall Street: Energi Menguat, Komunikasi Tertekan
Rekor aliran dana ETF diiringi pergeseran kepemimpinan pasar saham AS. Sektor energi menguat, sementara layanan komunikasi tertekan signifikan.
Leverage: Kunci yang Sering Terlupakan di Balik Trading Bitcoin dan Saham
Trader kerap bertanya mengapa harus trading Bitcoin jika saham bisa naik 2-3x. Jawabannya: leverage, yang bisa melipatgandakan profit sekaligus risiko.
Melawan Estetika AI: Alasan Blue Planet III Memilih Tampil Tidak Sempurna
Di era video AI yang serba mulus, BBC Blue Planet III justru mempertahankan rekaman mentah demi menjaga keaslian dari bayang-bayang konten sintetis.
Pezeshkian Salahkan AS atas Gagalnya Kesepakatan Sementara, Serukan Negosiasi Baru
Presiden Iran menyalahkan Amerika Serikat atas kegagalan kesepakatan sementara dan mendesak upaya baru. Ketegangan geopolitik berpotensi mendorong permintaan emas sebagai aset aman.
Serangan Ukraina di Oryol Tewaskan Tiga Pekerja, Ketegangan Energi Makin Menajam
Serangan Ukraina di Oryol Rusia menewaskan tiga orang. Ketegangan geopolitik meningkat, menambah risiko pasokan energi dan sentimen pasar emas.
Seruan Rubio Soal Kuba Picu Ketegangan Geopolitik dan Minat Emas
Pernyataan Marco Rubio terkait Kuba kembali memicu perhatian geopolitik, menopang minat investor pada aset lindung nilai seperti emas.
