Latest News
Every story, in order. The freshest market intelligence from the GOLDXIETY desk.
Tether Masuk sebagai Investor Strategis di AIsa, Total Pendanaan Tembus USD 9 Juta
Tether resmi menjadi investor strategis di AIsa, menuntaskan putaran perpanjangan seed. Total pendanaan AIsa kini melampaui USD 9 juta.
Venezuela Incar Investasi Minyak $76 Miliar dalam Lima Tahun, Presiden Penjabat Klaim
Pemerintah Venezuela menargetkan investasi minyak senilai hampir $76 miliar dalam lima tahun ke depan, menurut pernyataan presiden penjabat negara tersebut.
S&P 500 di Tengah Panik 'Bubble AI': Koreksi, Bukan Pembalikan Besar
Aksi jual saham AI dan chip memicu kepanikan, tetapi futures E-mini S&P 500 masih menunjukkan koreksi dalam rentang, bukan pembalikan bearish besar.
Meta Hapus Klausul Scraping Data AI Usai Tuai Kekhawatiran Publik
Meta merevisi klausul yang memicu polemik scraping dan pelatihan model AI, meski menegaskan operasional penelusuran web mereka tidak mengalami perubahan.
Solana Tunjukkan Ketahanan Operasional, Fidelity Beri Catatan Khusus
Fidelity menyoroti stabilitas mainnet Solana tanpa gangguan selama dua tahun, namun mengingatkan risiko konsentrasi infrastruktur yang patut dipantau.
Circle Siap Ekspansi ke 40 Negara Berkembang, Stablecoin Makin Dilirik Pasar Baru
Circle dikabarkan akan memasuki 40 pasar negara berkembang untuk stablecoin. Permintaan meningkat di Asia Tenggara, Amerika Latin, Afrika, dan Timur Tengah.
Trump Kembali Beri Kelonggaran, Sanksi Rusia Dibatalkan Sebelum Berlaku
Presiden AS memberikan pengecualian atas sanksi dan tarif terkait Rusia sebelum aturan baru tersebut resmi diterapkan. Langkah ini memicu spekulasi di pasar emas.
AS Gelar Pertemuan Rahasia Lagi dengan Junta Myanmar di Tokyo: Sinyal Perubahan Sikap? (ditulis ulang)
Laporan eksklusif menyebut AS kembali menggelar dialog tertutup dengan penguasa militer Myanmar di Tokyo. Langkah ini memicu spekulasi pergeseran strategi diplomatik.
Wall Street Terpuruk: Nasdaq Anjlok 2,3% dan Minyak Tembus US$101
Nasdaq turun 2,3% di tengah kekhawatiran danai AI dan masalah pembiayaan CoreWeave, sementara WTI melonjak ke US$101,37.
