Latest News
Every story, in order. The freshest market intelligence from the GOLDXIETY desk.
Seruan Rubio Soal Kuba Picu Ketegangan Geopolitik dan Minat Emas
Pernyataan Marco Rubio terkait Kuba kembali memicu perhatian geopolitik, menopang minat investor pada aset lindung nilai seperti emas.
IRS Siap Longgarkan Denda Pengungkapan Pajak—Termasuk Aset Kripto
IRS berencana merombak program pengungkapan sukarela, dengan denda lebih rendah dan opsi pembayaran fleksibel. Ini kabar baik bagi wajib pajak kripto.
Enam Raksasa Keuangan, Termasuk Wells Fargo, Ajukan Keberatan Atas Rencana Listing Tokenized Stock OKX-ICE
Sebanyak 22 perusahaan telah mengajukan keberatan terkait platform tokenized stock hasil kerja sama OKX dan ICE di bawah SEC innovation exemption.
Demam Robot Microduck Meledak: Efek CEO Nvidia Picu Penjualan 20.000 Unit
Aksi CEO Nvidia berinteraksi dengan robot Microduck mendorong penjualan hingga 20.000 unit, memicu spekulasi mainan terpanas jelang musim Natal.
China Kebut Infrastruktur Blockchain Nasional, Target Rampung 2030
Rencana pembangunan lima tahun China menargetkan jaringan blockchain nasional selesai pada 2030, dengan fokus pada perdagangan dan manufaktur.
Hacker Cysic Kirim Dana Curian ke Tornado Cash Usai Eksploitasi Bridge
Penyerang mengeksploitasi bridge Cysic dan mencetak 10 juta token di BNB Chain, lalu memindahkan $744.000 ke Tornado Cash.
Trade Tech Solutions Rambah Pasar Prop Firm Futures Perpetual, Infrastruktur Kini Layani 2 Juta Pengguna
Penyedia teknologi trading global perluas layanan ke perpetual futures. Platformnya kini digunakan oleh lebih dari 2 juta pengguna aktif bulanan.
Inflasi Jepang 2,4% Mengubah Arah Perdebatan BoJ: Dari Waktu Kenaikan ke Puncak Suku Bunga
Inflasi inti Jepang yang mencapai 2,4% menggeser fokus pasar dari kapan BoJ menaikkan suku bunga ke di mana suku bunga akan berakhir—sebuah pergeseran yang berpotensi mendorong imbal hasil JGB jangka pendek lebih tinggi.
Pentagon Larang Personel Militer AS Bertaruh di Pasar Prediksi demi Keamanan Operasi
Departemen Pertahanan AS mengeluarkan larangan tegas bagi personel militer untuk menggunakan informasi militer dalam pasar prediksi, menyusul risiko kebocoran operasi rahasia.
