Dalam sebuah kejadian yang menyoroti volatilitas aset kripto yang didukung selebritas, sebuah merek yang dipromosikan oleh mantan Presiden AS Donald Trump baru-baru ini menjadi sorotan. Merek tersebut sempat mempromosikan token GOLD di platform X, hanya untuk kemudian menghapus unggahan terkait seiring dengan anjloknya nilai pasar token itu hingga sekitar 99 persen.
Kronologi Promosi dan Penghapusan
Menurut ringkasan informasi yang beredar, akun terkait merek tersebut secara agresif mempromosikan GOLD sebelum akhirnya menghapus seluruh unggahan terkait. Langkah penghapusan itu memicu spekulasi di kalangan investor bahwa tim di balik proyek tersebut kehilangan keyakinan pada asetnya sendiri.
"Ini adalah pengingat bahwa saat tim internal mulai menjual kepemilikan mereka, sentimen pasar bisa berbalik dengan sangat cepat. Investor harus selalu waspada terhadap proyek yang lebih mengandalkan promosi daripada fundamental," kata seorang analis strategi pasar kripto.
Aksi Jual Tim dan Dampaknya
Data menunjukkan bahwa dompet yang terkait dengan tim proyek menjual sebanyak 224,5 juta token sebelum harga benar-benar runtuh. Aksi jual besar-besaran ini terjadi ketika nilai pasar token tersebut sedang berada dalam tren penurunan yang tajam, dan akhirnya berkontribusi pada kehancuran nilainya.
- Tim terkait menjual 224,5 juta token GOLD.
- Nilai pasar token jatuh sekitar 99 persen.
- Postingan promosi GOLD dihapus dari platform X.
Kejadian ini kembali membuka diskusi tentang pengawasan terhadap token yang dipromosikan oleh tokoh publik. Meski tidak semua proyek berakhir seperti ini, kasus GOLD menunjukkan bahwa risiko tersembunyi dapat muncul kapan saja.
