GOLDXIETYGOLDXIETY News
Back to Latest

Nike Kehilangan Status Keren: Saham Anjlok ke Terendah 12 Tahun

Saham Nike merosot 4% ke level terendah 12 tahun setelah kekhawatiran kelebihan stok alas kaki. Merek China mulai menggerus dominasi Nike.

G

GOLDXIETY News

August 25, 2026· 2 min read· 3,697 views
Nike Kehilangan Status Keren: Saham Anjlok ke Terendah 12 Tahun

Saham Nike kembali terpukul pada perdagangan hari ini, anjlok 4% dan menyentuh level terendah dalam 12 tahun terakhir. Aksi jual ini terjadi setelah Dick's Sporting Goods mengungkapkan kekhawatiran tentang kelebihan alokasi inventaris dalam laporan kuartalannya — khususnya untuk segmen alas kaki. Pasar langsung menafsirkan pernyataan tersebut sebagai sinyal bahwa stok sepatu Nike yang menumpuk tidak dibarengi oleh permintaan yang memadai.

Dari China ke Seluruh Dunia: Hilangnya Keunggulan Nike

Fenomena menurunnya daya beli terhadap sepatu Nike sebenarnya berakar dari pasar China. Merek-merek lokal di sana mampu memproduksi alas kaki dengan kualitas yang setara, tetapi dijual dengan harga lebih kompetitif. Sentimen 'Buy China' yang juga terpicu oleh perang dagang dengan Amerika Serikat semakin memperkuat pergeseran preferensi konsumen. Yang semula hanya terjadi di dalam negeri, kini mulai meluas: merek-merek China mengekspor produk mereka dan secara perlahan mengambil pangsa pasar di berbagai negara.

Inventaris Menumpuk: Alarm bagi Nike

Peringatan dari Dick's Sporting Goods tentang kelebihan stok khususnya pada alas kaki menjadi pukulan telak bagi Nike. Dalam dunia ritel, kelebihan inventaris biasanya berarti produk tidak bergerak sesuai ekspektasi. Pasar pun membaca sinyal ini sebagai pengakuan bahwa banyak sepatu Nike yang ditimbun di gudang tanpa pembeli. Ini bukan hanya soal siklus bisnis, melainkan indikasi bahwa posisi Nike di mata konsumen mulai tergerus.

"Ini bukan sekadar perlambatan musiman. Merek ini sedang kehilangan koneksi dengan konsumen, sementara kompetitor baru datang dengan produk yang sebanding dan harga yang lebih menarik," ujar seorang analis ritel kepada GOLDXIETY News.

Bagi para investor, penurunan saham Nike ke level terendah 12 tahun menjadi sinyal bahwa keunggulan merek tidak selamanya permanen. Tekanan dari merek lokal China yang mengandalkan harga lebih murah dan kualitas setara diperkirakan masih akan membayangi. Ini juga menjadi pelajaran penting: pergeseran selera konsumen dapat menghantam fundamental perusahaan jauh lebih cepat dari dugaan.

Poin-Poin Kunci

  • Saham Nike turun 4% ke level terendah 12 tahun.
  • Dick's Sporting Goods menyoroti kelebihan alokasi inventaris alas kaki.
  • Merek lokal China menghasilkan sepatu berkualitas dengan harga lebih baik.
  • Perang dagang AS-China mendorong sentimen 'Buy China'.