Satu lagi proyek bergenre move-to-earn harus menyerah pada realitas dinamika pasar kripto. Step App secara resmi mengumumkan penghentian seluruh operasional layanannya yang dijadwalkan rampung pada 21 Agustus mendatang. Keputusan dramatis ini menandai akhir dari perjalanan proyek tersebut setelah beroperasi selama empat tahun di industri Web3.
Kejatuhan Token FITFI dan Pudarnya Narasi Insentif
Langkah penutupan ini menjadi puncak dari tekanan berat yang dialami oleh ekosistem proyek tersebut. Kinerja token native mereka, FITFI, mengalami kemerosotan ekstrem hingga saat ini diperdagangkan 99,9% di bawah rekor harga tertingginya (all-time high). Penurunan nilai aset yang masif ini mencerminkan melesunya minat pasar serta besarnya tantangan dalam mempertahankan model ekonomi token berbasis insentif dalam jangka panjang.
"Fenomena penutupan proyek berbasis insentif ini menjadi pengingat keras bagi para pelaku pasar. Tanpa daya pikat utilitas yang berkelanjutan, skema tokenomi akan sangat rentan tergerus saat sentimen pasar melesu," ujar seorang strategis pasar kripto kepada GOLDXIETY News.
Pelajaran Penting Bagi Pelaku Pasar
Berakhirnya kiprah proyek ini memberikan sinyal kuat mengenai risiko investasi pada aset-aset yang sangat bergantung pada tren sektoral jangka pendek. Keputusan penghentian layanan Step App kian memperpanjang daftar proyek kripto yang gagal bertahan di tengah perubahan konstelasi industri.
- Penghentian Layanan: Seluruh operasional Step App dihentikan secara permanen per 21 Agustus.
- Depresiasi Nilai Ekstrem: Token FITFI mencatatkan penurunan hingga 99,9% dari puncaknya.
- Rekam Jejak: Penutupan terjadi setelah empat tahun masa operasional.
Bagi para investor aset digital, peristiwa ini mempertegas pentingnya melakukan evaluasi mendalam terhadap daya tahan model bisnis sebuah proyek. Kasus penutupan layanan ini membuktikan bahwa daya tarik awal dari suatu narasi tidak serta-merta menjamin keberlanjutan ekonomi suatu ekosistem kripto.
