Forex
Pasangan mata uang, bank sentral, dan pergerakan makro.
Minyak Tembus US$100: Iran Mendapat Daya Tawar Baru, Diplomasi Timur Tengah Kian Mendesak
Harga minyak menembus US$100 per barel di tengah potensi gangguan pasokan energi. Iran dinilai makin kuat posisinya, memaksa solusi diplomatik segera ditempuh.
Saham Asia Terpuruk: Imbal Hasil AS dan Inflasi Panaskan Ekspektasi Kenaikan Suku Bunga Fed
Nikkei dan Kospi tertekan di tengah lonjakan imbal hasil Treasury AS dan data PPI yang panas, memicu spekulasi kenaikan suku bunga Fed pekan depan.
Sinyal ECB: Kenaikan Suku Bunga 25 bps Diantisipasi, Pasar Menanti Petunjuk Arahan Kebijakan
ECB dijadwalkan mengumumkan keputusan suku bunga hari ini, dengan kenaikan 25 bps yang diprakirakan. Fokus pasar tertuju pada sinyal hawkish atau dovish untuk langkah selanjutnya.
Trump Kaitkan Cek $5.000 dengan Kemenangan Penuh Republik di Midterm
Janji Trump soal pembayaran $5.000 dikaitkan dengan kemenangan total Republik. Analis: sinyal politik, bukan kebijakan fiskal nyata.
Euro Bersiap Hadapi Dovish-Hawkish ECB: ING Proyeksikan Kenaikan 25 bps di Semua Skenario
Euro dan Bund bergerak mendekati titik tengah proyeksi ING jelang keputusan ECB. Fokus pasar beralih ke nada kebijakan dan proyeksi terbaru bank sentral.
KOSPI Tembus 7.000: Optimisme AI Kalahkan Ketegangan Timur Tengah di Pasar Asia
Indeks KOSPI menembus level 7.000 didorong optimisme AI dan semikonduktor, mengalahkan kekhawatiran risiko geopolitik Timur Tengah.
PBOC Diprediksi Patok Yuan di 6,7042; Inflasi China Jadi Sorotan
Bank sentral China diperkirakan menetapkan patokan yuan di 6,7042 per dolar AS. Inflasi Agustus juga dinanti pasar sebagai sinyal pemulihan permintaan domestik.
A-Book vs B-Book: Membongkar Mitos Cara Broker Mengelola Order Anda
Banyak trader mengira broker memilih satu model risiko. Kenyataannya, broker CFD modern menggunakan pendekatan hybrid yang jauh lebih kompleks.
Defisit Dagang Prancis Melebar di Juli: Impor Kembali Menjadi Biang Kerok
Defisit dagang Prancis melebar menjadi €6,67 miliar di Juli karena impor tumbuh lebih cepat ketimbang ekspor, memperkuat tren pelemahan neraca perdagangan.
