Forex
Pasangan mata uang, bank sentral, dan pergerakan makro.
Perang, AI, dan Yuan: Peta Arah Asia yang Serba Tak Pasti di Pekan Ini
Pasar Asia dibuka dengan tarik-ulur sentimen: serangan di Teluk, keraguan gencatan senjata, lonjakan AI, dan intervensi RBI yang siap mengangkat Rupee.
PBOC Siap Patok Yuan Lebih Kuat: Sinyal Beijing Mulai Lepas Rem?
Bank sentral China diperkirakan menetapkan patokan yuan lebih tinggi, menandai perubahan strategi dari menahan penguatan menjadi mendorong apresiasi bertahap.
Saham Alkohol Setelah Aksi Jual: Peluang atau Jebakan Nilai?
Penurunan tajam harga saham alkohol memicu pertanyaan: apakah ini peluang beli, atau justru jebakan nilai? Analisis independen menyoroti perubahan kebiasaan minum.
Wall Street Solid di Akhir Pekan: Nasdaq Cetak Rekor Empat Pekan Beruntun, Dow Pimpin Kenaikan
Indeks utama AS ditutup hijau di akhir pekan, Dow naik 423 poin. Nasdaq mencatat kenaikan mingguan keempat berturut-turut.
Dolar Kanada Terpukul Data Tenaga Kerja, Wall Street Bangkit di Tengah Sentimen Loyo
Wall Street ditutup menguat meski sentimen lemah, sementara dolar Kanada melemah setelah data pekerjaan mengecewakan. Pekan depan, inflasi AS dan ritel jadi sorotan.
Jadwal Data Tipis, Sentimen Iran Jadi Penggerak Utama Pasar Hari Ini
Data ekonomi minim di sesi Eropa, fokus beralih ke lapangan kerja Kanada dan sentimen konsumen AS. Pasar tetap dibayangi pernyataan Trump soal Iran.
Emas Menguat ke $4.180: Sekadar Napas Lega atau Awal Tren Baru? Ini Kata Pasar
Kenaikan emas ke $4.180 lebih karena imbal hasil obligasi turun, bukan karena aksi lindung nilai. Risiko tetap ada jika The Fed kembali hawkish.
Belanja Rumah Tangga Jepang: Sembilan Bulan Terkontraksi, tapi Ada Sinyal Halus
Data belanja rumah tangga Jepang kembali terkontraksi untuk bulan kesembilan, namun penurunannya lebih kecil dari ekspektasi. Tekanan pada BOJ tetap ada.
Anggota BoE Greene Kembali Beri Alarm: Inflasi Inggris Berisiko Menggema, Pertumbuhan Gaji Jadi Sorotan
Megan Greene dari BoE memperingatkan risiko efek putaran kedua inflasi Inggris, dengan kekhawatiran utama pada pertumbuhan gaji yang diperkirakan mencapai 3,5% tahun depan.
